Countdown to MAGiS Experiment 2008

Hari demi hari berlalu. Rasanya baru kemarin ketika kubaca selebaran yang diselipkan di buku misa Natal Bersama KMKUI 5 Januari yang lalu di Balairung. Selebaran itu bertuliskan ajakan dan tawaran untuk mengikuti MAGiS, suatu program yang ketika itu belum jelas apa, bagaimana, mengapa, di mana, oleh siapa, dan kapan. Perasaan tertarik sejak pertama kali membawaku melalui berbagai tahap hingga sekarang ini. Mulai dari pengisian formulir, seleksi, preparatory program setiap hari Minggu, dan akhirnya sekarang 30 Juni 2008.

3 hari lagi. Sejak kemarin Jumat aku sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Baju, alat tulis, obat2an, perlengkapan mandi, pokoknya yang dibutuhkan dalam acara MAGiS ini. Tepatnya, aku akan memulai suatu program leadership training dalam Spiritualitas Ignatian. Acara itu dimulai Kamis, 3 Juli 2008 sore hingga 21 Juli 2008. Dari tanggal 3-11 berupa experiment di Jakarta. Nantinya, aku akan live-in dari tanggal 5-8 di tengah2 masyarakat Jakarta pinggiran, entah itu di Ciliwung atau di Bantar Gebang. Experiment di Jakarta ini akan bersama-sama dengan peserta MAGiS dari Jerman, Taiwan, dan Australia. (Pas banget! Sebulan yll aku baru memulai kursus Mandarin! :p) Kemudian dilanjutkan tanggal 11-21 berangkat ke Sydney dengan Garuda Airlines (via Denpasar) untuk mengikuti Ignatian Gathering dan World Youth Day. Acara puncaknya nanti berupa misa yang dipimpin oleh Paus Benedictus XVI sendiri.

Wah, rasa bangga ini tak terlukiskan. Bayangkan. Aku adalah salah satu dari 7 peserta terpilih se-Jakarta untuk MAGiS ini. Tapi rasa deg2an juga ada. Duh, ntar gmn y? Gmn kalo tiba2 speechless, lupa bhs inggris, ga tau apa2 ttg spiritualitas ignatian, malu2in di depan seluruh pemuda/i Katolik seluruh dunia, gmn kalo ini, gmn kalo itu??!!

Selain itu ada banyak hal juga yang meresahkanku. Tgl 8 aku ada ujian Teori Bahasa dan Automata, matakulah Semester Pendek yang (terlanjur) kuambil. Walaupun urusan dengan dosen dan sekretariat ttg ujian susulan dan absensi sudah beres, aku merasa masih harus menanggung beban mengejar ketinggalan sekembalinya aku dari Sydney. Selain itu, aku sebagai asisten pelatih drill Marching Band Madah Bahana Universitas Indonesia (MBUI) dengan tanggung jawab segudang, merasa tidak enak, resah, galau, ga tenang meninggalkan corpsku itu. Walaupun sudah ada delegasi tugas, tetap saja aku merasa nanti gmn y kalo ada apa2? Yang tahu detailnya kan aku…

Hari Jumat yll aku berbicara 4 mata dengan Rm Yu dan akhirnya kusimpulkan sendiri bahwa untuk mengikuti kegiatan ini harus sepenuhnya, seutuhnya, tidak terbagi, agar fokus dan konsentrasi. Ya, aku akan meyakinkan diriku sendiri ttg hal itu.

Kemudian bagaimana dengan Razak? Tak terlukiskan lagi kekhawatiranku meninggalkan dia hampir 3 minggu. Sepertinya akan menjadi terlalu panjang jika semua kekhawatiranku kutumpahkan di sini.

Aku mengepak barang2ku dan ternyata untuk di Jakarta cukup lah dengan koper kecil. Namun untuk ke Sydney ternyata tak cukup koper kecil. Harus koper besar. Maklum, sedang musim dingin di sana. Yang membuat koper kecilku tidak cukup adalah mantel bulu yang tebal sekali dan jas hujan yang juga tebal. Selain itu aku juga membawa sepatu boot dan sleeping bag yang tahan hingga 6 derajat Celcius. Malu juga sih aku membawa koper sebesar itu. Dalam keadaan biasa saja, koper sebesar itu dibawa oleh keluargaku yang beranggotakan 3 orang untuk pergi 1-2 minggu. Aku takut juga koper sebesar itu merepotkanku nantinya. Belum backpack. Tapi yasudahlah.

Masalah berikutnya mengenai uang saku. Berapa ya yang harus kubawa? Aku harus segera bertanya2 ke teman-temanku untuk perbandingan nih.

Phew… rasanya tak terasa. Sedari kemarin ketika mulai packing aku sebenarnya sudah panik. Kayanya banyaaaak bgt yang harus disiapkan, ga habis2. Pusing!

Semoga nanti aku sehat2 saja di sana, dapat menikmati, dan ketika pulang mendapatkan sesuatu yang berguna untukku nantinya, entah dalam kehidupan sosial maupun spiritualitas. AMIN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: