Menjadi Pemuda yang Peduli Bangsanya

Selamat siang,

Besok kamis, 9 April yang akan datang, akan diadakan pemilu legislatif. Saya ingin berbicara mengenai bagaimana seharusnya bersikap sebagai orang Katolik secara umum dan pemuda secara khususnya.

Mari kita berbicara mengenai sebuah contoh. Pada pemilu tahun 2004 yang lalu, Jakarta Utara (yang mayoritas dihuni oleh keturunan Tionghoa –> dengan kata lain pasti memeluk agama non Muslim) dimenangkan oleh salah satu partai non Pancasila alias partai agama, dalam hal ini partai dengan idealisme Islam. Saya bukannya mengatakan bahwa partai agama itu membawa pengaruh negatif atau menjelek-jelekkan mereka. [OOT] Ada suatu lelucon: PKS dan PDS itu sama2 orang baik, PKS kan Partai Ke Surga sementara PDS kan Partai Dari Surga. :p ok, kembali ke topik. Nah, kan agak mengherankan mengapa wilayah yang dihuni oleh masyarakat non Muslim kok pada pemilu yang menang partai Muslim? Ternyata masyarakat memilih untuk bersikap apatis, tidak mau ikut mencoblos alias golput. Ok, golput itu juga hak. Namun lihat akibatnya pada 5 tahun mendatang. Jika diadakan suatu kegiatan agama non Muslim, perizinannya akan mendapatkan kesulitan dari pemerintah setempat.

Oleh sebab itulah mengapa Bapak Uskup Jakarta secara khusus mengeluarkan Surat Gembala yang wajib dibacakan oleh Pastor Kepala Paroki dan tidak boleh diwakilkan yang isinya adalah menghimbau warga Katolik untuk turut berpartisipasi aktif dalam pemilu mendatang ini. Toh, ini demi kebaikan semua orang.

Masalahnya adalah, sebagai pemuda, banyak yang adalah anak rantau alias daerah asalnya bukan di Jakarta. Sehingga hal ini menyulitkan teman-teman untuk menggunakan hak pilihnya. Hal ini merupakan rintangan secara teknis dan memang sulit dicari pemecahannya. Namun jika mau kembali ke kampung halamannya demi mencontreng tentu saja sangat baik.

Masalah lain adalah sikap pemuda yang memang apatis. Padahal, mengapa waktu tahun 1998 tokoh yang disorot utama adalah pemuda? Yang dianggap sebagai titik balik reformasi. Jawabannya adalah karena pemuda mempunyai idealisme tinggi mengenai negaranya. Dan idealisme itu masih murni, karena belum terpengaruh atau tercampur dengan kepentingannya masing-masing. Namun zaman sekarang memang banyak orang2, tidak hanya pemuda, yang merasa bahwa buat apa milih? “Toh hasilnya akan sama saja. Pemerintah tetap saja tidak memperjuangkan nasib rakyat, percuma juga. Cuma mengumbar janji.” Masalahnya bukan di situ! Masalahnya terletak pada jika kita memilih untuk tidak berpartisipasi aktif, maka hak suara kita dapat disalahgunakan dan akan semakin memperbesar kemungkinan partai-partai sekuler untuk menang! Dan partai-partai bermutu akan kalah!

Siapa bilang golput itu salah? Golput itu hak. Dan golput itu salah satu sikap politik kita. Tapi ada golput yang cerdas dan golput yang tidak cerdas.

  1. Kita memilih untuk tidak datang ke TPS. Berarti ada kemungkinan besar hak suara kita akan disalahgunakan.
  2. Kita datang ke TPS, masuk ke bilik, tapi mencontreng semua partai. Dengan demikian golput kita pintar, karena akan ada penyelidikan mengapa fenomena ini terjadi.

Pemilu legislatif yang bertepatan dengan hari Kamis Putih bukan menjadi alasan untuk tidak mencontreng. Justru karena hari itu menjadi hari libur nasional, maka masing2 dari kita berkesempatan untuk pulang ke rumah dari pagi, atau dari Rabu malamnya, dan menggunakan hak pilih kita paginya.

Maka dari itu saya benar-benar berharap bahwa semua warga negara menggunakan hak pilihnya. Jangan menganggap bahwa pemilihan presiden-wakil presiden saja yang penting. Jangan sampai hak pilih kita disalahgunakan. Dan ingat! Ini berpengaruh dalam kehidupan kita bermasyarakat untuk 5 tahun ke depan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: